PARIS — GAC Group memamerkan jajaran mobil GAC, AION dan HYPTEC, yang berteknologi BEV, PHEV serta HEV, di Paris Motor Show 2026. Salah satu model yang menarik perhatian publik adalah AION UT Cross.
AION UT Cross dikembangkan oleh GAC Milan Design Center. Mobil listrik berjenis crossover ini memiliki kemampuan off-road ringan yang memadukan kelincahan hatchback, kelapangan wagon, dan kemampuan setara SUV.
Desainnya yang penuh gaya serta paket Cross yang eksklusif dirancang khusus untuk memenuhi selera estetika Eropa dan beragam gaya hidup. Bagian atapnya dilengkapi dengan sepasang roof rail. Wheelarch diberi pelindung berkelir hitam, sementara empat rodanya yang lebih lebar berdesain sporty dan berwarna hitam. Di bagian depan mobil terdapat pelindung bawah.
Aspek keselamatan menjadi keunggulan utama, dengan penggunaan baja berkekuatan tinggi yang mencakup 71% struktur tubuh. SUV ini dilengkapi dengan sepasang airbag tirai samping berbentuk V sepanjang 2,1 meter serta Magazine Battery berstandar keselamatan tinggi, yang memberikan perlindungan menyeluruh bagi seluruh penumpang.

Dengan wheelbase 2.750 mm yang terdepan di kelasnya, AION UT Cross menawarkan ruang bagasi sebesar 440 liter. Melipat kursi belakang menciptakan area kargo datar yang lebih luas, sementara 24 kompartemen penyimpanan dan roof rack menyediakan ruang memadai untuk perlengkapan berkemah maupun aktivitas luar ruangan.
Chassis AION UT Cross telah disesuaikan secara khusus untuk kondisi jalan-jalan di Eropa, dengan ground clearance setinggi 147 mm saat muatan penuh, memastikan kenyamanan dan kepercayaan diri saat berkendara di perkotaan maupun alam terbuka. Ground clearance AION UT Cross lebih tinggi 20mm dari versi AION UT.
AION UT Cross menawarkan jarak tempuh hingga 400 km (standar WLTP), serta kemampuan pengisian daya cepat dari 30% hingga 80% yang hanya memakan waktu 24 menit.
Di masa depan, GAC akan menghadirkan lebih banyak model strategis global, termasuk HYPTEC HT dan GAC GS7 PHEV, guna memperluas jajaran produknya di Eropa. Dengan merespons kebutuhan nyata konsumen Eropa, perusahaan asal China ini akan terus menawarkan kendaraan-kendaraan energi baru yang disesuaikan dengan pasar lokal serta pilihan mobilitas lebih beragam.
Mobil yang tampil perdana dunia (world premiere) di Paris Motor Show 2026 tersebut akan dijual pada tahun 2027 di berbagai negara Eropa. ##
