Jakarta – Penjualan sepeda gunung United Bike di sepanjang 2025 menunjukkan tren pertumbuhan yang solid dan menjadi salah satu penopang kinerja PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD).
Melalui merek United Bike, perusahaan mencatatkan performa penjualan positif di segmen sepeda gunung sepanjang tahun 2025.
Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat serta aktivitas luar ruang turut mendorong permintaan sepeda gunung di pasar domestik. Kondisi ini dimanfaatkan UNTD dengan menghadirkan portofolio produk MTB yang beragam.
United Bike mengembangkan beberapa kategori sepeda gunung yang menyasar segmen konsumen berbeda. Mulai dari All-Mountain untuk kebutuhan lintasan ekstrem, Trail untuk off-road teknis, hingga XC (Cross-Country) yang berfokus pada kecepatan dan efisiensi.
Kategori Sport MTB menjadi tulang punggung penjualan untuk penggunaan harian, sementara segmen DJ/BMX & Junior serta Junior memperluas jangkauan pasar ke konsumen muda dan keluarga.
Dari sisi penjualan, United Clovis 5.10 tampil sebagai model terlaris di kelas MTB XC premium. Di segmen Sport MTB, United Monanza 4.3 dan Miami 3.0 mencatat permintaan tinggi berkat keseimbangan antara harga, spesifikasi, dan kenyamanan berkendara.
“Permintaan terhadap sepeda gunung yang menggabungkan performa, kenyamanan, dan nilai terus meningkat sepanjang 2025,” ujar Andrew Mulyadi, Direktur PT Terang Dunia Internusa Tbk.
Menurutnya, perusahaan akan mempertahankan fokus pada inovasi produk guna memperkuat posisi United Bike sebagai merek sepeda lokal terkemuka.
Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun, PT Terang Dunia Internusa Tbk terus memperkuat portofolio produknya, mencakup sepeda gunung, road bike, sepeda lipat, BMX, sepeda anak, hingga sepeda listrik.
Konsistensi dalam pengembangan produk dan respons terhadap tren pasar diyakini menjadi faktor kunci keberlanjutan kinerja UNTD di tengah kompetisi industri sepeda nasional. (*)
