BANGKOK — Satu lagi produsen mobil listrik asal China akan memiliki pabrik di Thailand. Terbaru adalah Neta Auto telah memulai pembangunan pabrik mobil listrik di Thailand, tepatnya di Khan Na Yao, Bangkok.
Pabrik mobil listrik ini akan menjadi basis manufaktur penting bagi Neta Auto untuk memproduksi dan mengekspor mobil listrik dengan setir kanan ke wilayah ASEAN.
Selain itu Neta Auto juga meresmikan kerjasama dengan Bangchan General Assembly Co., Ltd. (BGAC) asal Thailand. Lewat kolaborasi ini, kedua pihak akan membangun basis perakitan mobil listrik (EV) modern.
Di sisi lain, kedua pihak akan bekerjasama meningkatkan keahlian para karyawan dalam isu keberlanjutan dan menciptakan ekosistem mobil listrik di Thailand. Kedua langkah ini menandai babak perkembangan baru Neta Auto yang berlangsung cepat dan optimal di ASEAN, serta pencapaian penting dalam globalisasi perusahaan.
Fasilitas produksi ini menjadi pabrik Perusahaan yang pertama di luar negeri, serta pabrik pertama milik usaha rintisan asal Tiongkok yang bergerak di segmen mobil listrik. Terdiri atas tiga fasilitas, yakni pengelasan, pengecatan, dan perakitan, pabrik ini memiliki desain lini produksi optimal dan teknologi proses inovatif berdasarkan konsep lean manufacturing dan intelligent manufacturing.
Dengan demikian, pabrik ini menghemat sumber daya sekaligus meningkatkan kualitas dan efisiensi. Pabrik ini akan mulai berproduksi pada akhir Januari 2024 dan menjadi model pabrik berskala internasional yang membuat mobil listrik dengan teknologi pintar.
“Pabrik di Thailand kelak menjadi basis penting bagi kami untuk memproduksi dan ekspor mobil listrik dengan lingkar kemudi di sisi kanan di wilayah ASEAN. Kami tengah mengawali pembangunan beberapa basis manufaktur mobil listrik kelas dunia dan berteknologi pintar. Maka, kapasitas produksi kami segera bertambah besar, dan hal ini akan mendukung globalisasi Neta Auto. Kami juga berencana merambah berbagai negara lain di Timur Tengah, Uni Eropa, serta beberapa wilayah lain. Lewat langkah ini, Neta Auto akan tampil sebagai merek yang mendapat pengakuan dan kepercayaan konsumen global,” kata Zhang Yong, salah satu pendiri dan CEO Neta Auto.
Perusahaan tercantum dalam daftar 20 besar produsen mobil penumpang dengan energi baru berdasarkan volume produk yang terjual di pasar global pada 2022. Bahkan, Perushaan menjadi usaha rintisan EV yang berada di peringkat pertama dari sisi volume penjualan tahunan.
Neta Auto sendiri merupakan brand kendaraan listrik Hozon New Energy Automobile (Hozonauto). Brand ini didirikan pada April 2021. ##