Jakarta — GAC E8 akan menjadi model mobil hybrid pertama GAC Indonesia. MPV 7-seater ini dipamerkan di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
GAC E8 diklaim oleh mereka akan menawarkan kabin nyaman dan luas. Selain itu mobil ini dipastikan lebih irit bahan bakar minyak (BBM) dan ramah lingkungan dibandingkan model-model yang menganut mesin pembakaran dalam (ICE) yang sama.
Sebagai MPV premium 7-seater, mobil ini menawarkan kabin luas dengan konfigurasi 2+2+3 dan konsep mobile living room. Interiornya dilengkapi captain seat dengan fitur pijat dan ventilated seat, berbagai mode konfigurasi kabin, serta layar sentral 14,6 inci berbasis Qualcomm Snapdragon 8155 untuk pengalaman digital yang mulus.
Dari sisi teknologi, MPV 7-seater ini mengusung sistem hybrid dengan mesin bensin 2.0L ATK yang dikombinasikan dengan motor listrik dan Dedicated Hybrid Transmission (DHT). Sistem ini menghasilkan output hingga sekitar 237 kW, akselerasi 0–100 km/jam sekitar 8,8 detik, serta efisiensi bahan bakar hingga ±5,7 liter per 100 km, memberikan keseimbangan antara performa dan efisiensi.
Kenyamanan berkendara semakin ditingkatkan melalui kabin senyap berstandar premium, didukung kaca peredam suara berlapis ganda dan penyempurnaan NVH untuk pengalaman berkendara yang tenang di berbagai kondisi jalan.
MPV ini juga dibekali fitur keselamatan komprehensif, termasuk Level 2 Intelligent Driving Assistance, 540° panoramic camera, enam airbag dengan side curtain airbag sepanjang 2,9 meter, serta struktur bodi dengan lebih dari 75% baja berkekuatan tinggi.
“MPV ini, bukan sekadar model baru, tetapi simbol bagaimana GAC melihat masa depan mobilitas di Indonesia, lebih nyaman, lebih cerdas, dan lebih berorientasi pada pengalaman pengguna,” kata Iqbal Taufiqurrahman, Product and Strategy GAC Indonesia.
Saat ini GAC Indonesia meniagakan 4 model mobil listrik murni yakni AION V, AION Y Plus, AION UT dan HYPTEC HT. Sementara GAC E8 menyasar kue terbesar di Indonesia, yakni MPV dan segmen yang sedang tumbuh pesat, hybrid. ##
