Otobisnis.idOtobisnis.idOtobisnis.id
  • Home
  • Mobil
  • Motor
  • Bisnis
  • Others
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Otobisnis.idOtobisnis.id
Search
  • Home
  • Mobil
  • Motor
  • Bisnis
  • Others
Follow US
@ 2021 Otobisnis.id
BeritaKomunitasKomunitas Mobil

Mobil listrik terbakar hanya mitos apabila instalasinya ikuti standar

Eko Nugroho
By
Eko Nugroho
Januari 25, 2026
3 Min Read
mobil listrik
Komunitas mobil listrik sedang konvoi di TMII
SHARE

Jakarta — Di Indonesia, masyarakat pengguna mobil listrik memang makin marak. Namun, hal ini tetap ada tantangannya tersendiri. Isu kebakaran baterai dan perangkat pengisi daya, masih menjadi kekhawatiran calon konsumen kendaraan ramah lingkungan ini. Padahal, kekhawatiran itu muncul lantaran mitos yang berkembang tanpa adanya klarifikasi teknis.

Berdasar Survei Global EV Alliance (GEVA) 2025, sebanyak 77 persen dari 26.071 pengemudi mobil di 30 negara menilai mitos-mitos yang berkembang, termasuk isu kebakaran, sebagai hambatan terbesar adopsi kendaraan energi baru tersebut. Melalui temuan tersebut, publik perlu diberi edukasi lebih dalam terkait transisi adopsinya.

Ingin meluruskan informasi yang keliru dan memecahkan mitos terkait adopsi kendaraan energi baru ini, Komunitas Mobil Elektrik Indonesia (KOLEKSI) mengangkat isu keselamatan dalam kegiatan “Zero Emission and Zero Accident” di Museum Listrik Energi Baru, TMII, Jakarta (24/01/2026). Forum tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman nyata para pengguna EV.

Arwani Hidayat selaku Ketua KOLEKSI berkomentar, bahwa “Pengalaman pengguna membuktikan bahwa kendaraan listrik aman bila instalasi mengikuti standar. Kebakaran mobil listrik itu belum tentu dari baterai.”

“Kalau kami lihat dari beberapa kejadian, mobil listrik yang terbakar itu dari instalasi eksternal, mungkin dia pasang audio, pasang lampu modifikasi dan sebagainya yang membuat instalasi listriknya korsleting dan membuat mobil tersebut terbakar. Kalau itu sudah panas, ada pelepasan energi yang disebut thermal runaway,” tambahnya

Ia melanjutkan, risiko teknis memang ada, khususnya pada instalasi listrik rumah yang tidak standar maupun pelepasan energi panas atau thermal runaway pada baterai. “Namun risiko ini dapat dicegah, dikelola, dan distandarisasi. Pemerintah perlu menetapkan aturan keselamatan yang jelas agar publik percaya dan berani beralih.”

Standarisasi nasional perangkat mobil listrik

Demi mengurangi risiko yang terjadi, Arwani menekankan perlunya standar nasional instalasi home charging, sertifikasi teknisi, peralatan pemadam khusus baterai, serta SOP penanganan thermal runaway. Tanpa standar tersebut, pemerintah daerah dan masyarakat menghadapi ketidakpastian, sementara mitos akan kendaraan elektrifikasi terus menjadi bola liar.

Sementara itu, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN)  menilai bahwa kolaborasi dengan komunitas menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik. “PLN telah mengoperasikan lebih dari 4.672 SPKLU di seluruh Indonesia dan terus meningkatkan standar keselamatan,” ujar Ronny Afrianto, selaku Vice President VP Komersialisasi Produk Niaga, Divisi Pengembangan Produk Niaga (PPN) PLN.

Masih menurut Ronny, masukan komunitas seperti KOLEKSI membantu memastikan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di Tanah Air selalu aman, andal, dan mendukung transisi menuju energi yang lebih bersih dan hijau.

Untuk diketahui, adopsi penggunaan mobil listrik membutuhkan teknologi yang aman dan komunikasi publik berbasis data. Pelibatan komunitas pengguna dinilai efektif untuk melawan misinformasi berbasis pengalaman dan data guna mempercepat adopsi kendaraan listrik.

“Transisi energi membutuhkan kepercayaan. Adapun Kepercayaan tumbuh saat keselamatan diatur dengan jelas dan risiko dikelola secara profesional,” pungkas Arwani.

Join Our Newsletter
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

TAGGED:Komunitas Mobil Elektrik IndonesiaKomunitas Mobil ListrikMobil ListrikPLNTaman Mini Indonesia Indah
Share This Article
Facebook Email Copy Link

Berita Terbaru

Honda CR-V eFCEV
Honda akan hentikan produksi sel bahan bakar di AS
Berita Bisnis
Honda Prelude
Honda Prelude bisa dipesan sekarang, harganya di bawah Rp1 miliar
Berita Mobil Mobil Baru
Pertamina Lubricants
Pertamina Lubricants ungkap waktu yang tepat ganti oli
Berita Others
Faeizon SV
Farizon SV mulai dijual secara resmi di Indonesia
Berita Mobil Mobil Baru
Hyundai Santa Fe
Penjualan Hyundai 2025 naik 2%, mobil ICE masih mendominasi
Berita Bisnis

You Might Also Like

Hyundai Palisade Hybrid
BeritaMobilMobil Baru

Hyundai Palisade Hybrid meluncur, harganya tembus Rp1,1 miliar

By
Pius Yosep Mali
Juni 14, 2025
MITSUBISHI HOME SERVICE
BeritaMobil

Mitsubishi Perpanjang Waktu Garansi Mobil Konsumen

By
Indra Prabowo
April 24, 2020
BMW X3 2018
BeritaMobil

Wuih, Harga BMW X3 2018 dari Rp 660 Juta

By
Indra Prabowo
Juni 27, 2017
Busi NGK
BeritaOthers

Harga Busi NGK Lebih Mahal Tapi Punya Kualitas

By
Indra Prabowo
Januari 24, 2024
Chery Tiggo Cross
BeritaMobilMobil Baru

Inilah 4 Fitur yang Bikin Chery Tiggo Cross Laris

By
Indra Prabowo
Februari 17, 2025
WULING CONFERO S 2021
BeritaMobil

Wuling Confero S 2021: Lebih Keren dan Ini Harganya

By
Indra Prabowo
Maret 10, 2021

Otobisnis

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • TOS
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
Otobisnis.id

@ 2021 Otobisnis.id

Don't not sell my personal information
Manage Cookie Consent
To provide the best experiences, we use technologies like cookies to store and/or access device information. Consenting to these technologies will allow us to process data such as browsing behavior or unique IDs on this site. Not consenting or withdrawing consent, may adversely affect certain features and functions.
Functional Always active
The technical storage or access is strictly necessary for the legitimate purpose of enabling the use of a specific service explicitly requested by the subscriber or user, or for the sole purpose of carrying out the transmission of a communication over an electronic communications network.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistics
The technical storage or access that is used exclusively for statistical purposes. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Marketing
The technical storage or access is required to create user profiles to send advertising, or to track the user on a website or across several websites for similar marketing purposes.
  • Manage options
  • Manage services
  • Manage {vendor_count} vendors
  • Read more about these purposes
View preferences
  • {title}
  • {title}
  • {title}
Otobisnis.id Otobisnis.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?