SHANGHAI — SAIC Motor mengabarkan kenaikan penjualan kendaraan bermotor sepanjang 2025. Sebanyak 4,507 juta kendaraan terjual, di mana tumbuh 12,3% dibandingkan tahun 2024.
Penjualan ritel di terminal mencapai 4,67 juta kendaraan, memperkuat posisi terdepan SAIC Motor di industri otomotif domestik. Perusahaan ini fokus pada pengembangan merek-merek miliknya sendiri (ROEWE, MG Motor, IM, MAXUS, Wuling, dan Baojun) dan terobosan baru dalam teknologi listrik cerdas, yang mempercepat transformasi inovatifnya.
Pada tahun 2025, penjualan merek-merek milik SAIC Motor sendiri, termasuk ROEWE, MG, IM, MAXUS, Wuling, dan Baojun, mencapai 2,928 juta unit, meningkat 21,6 persen dari tahun sebelumnya. Merek-merek ini menyumbang 65 persen dari total penjualan perusahaan, menandai peningkatan 5 poin persentase dari tahun 2024.
Kinerja tersebut menggarisbawahi peran penting merek-merek milik SAIC Motor sendiri dalam pertumbuhan yang didorong oleh inovasi. Sementara itu, merek-merek usaha patungan SAIC Motor juga mengalami transformasi yang signifikan.
SAIC Motor mempercepat komersialisasi teknologi listrik cerdas terdepan di industri, termasuk baterai solid-state, sasis digital, super hybrid DMH, super range extender Stellar, dan model penggerak cerdas “end-to-end”, untuk meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan kemudahan perjalanan.
Pada tahun 2025, penjualan NEV (New Energy Vehicle = Kendaraan Energi Baru) SAIC Motor mencapai rekor 1,643 juta unit, peningkatan 33,1 persen dari tahun sebelumnya, menempatkan perusahaan di antara pemain top di industri ini.
Versi AnXin semi-solid MG4 baru, satu-satunya model baterai semi-solid yang saat ini diproduksi massal, menawarkan keselamatan lebih dari 20 persen di atas standar industri.
Sasis Digital IM, dengan arsitektur elektronik dan listrik terintegrasi pusat generasi ketiga, menawarkan “penggerak roda-belakang super yang dapat berkinerja seperti penggerak semua-roda”, dengan radius putar serendah 4,79 meter, memungkinkan IM LS6 generasi baru untuk menggabungkan kelapangan mobil besar dengan kelincahan mobil kecil.
ROEWE M7 DMH, yang dilengkapi sistem super hybrid DMH 6.0, mencapai jarak tempuh listrik murni CLTC sejauh 160 kilometer dan jarak tempuh total 2.050 km, dengan konsumsi energi serendah 2 liter. IM LS9, dengan super range extender Stellar-nya, menawarkan jarak tempuh terdepan di kelasnya yaitu 1.508 km, mengatasi kekhawatiran utama pengguna tentang jarak tempuh yang terbatas dan pengisian daya yang tidak nyaman. Sistem bantuan mengemudi cerdas IMAD3.0, yang berbasis pada model besar end-to-end, menawarkan fungsionalitas “Map less NOA” di seluruh negeri dan “One-click AI chauffeur” yang unik, menjadikan mengemudi lebih mudah dan menyenangkan.
Pada tahun 2205, SAIC Motor meluncurkan Strategi Luar Negeri 3.0 — Strategi Glocal (“Global + Lokal”) yang berfokus pada pembangunan sistem lokal dan merek otomotif global. Penjualan luar China tahun 2025 mencapai 1,071 juta unit, meningkat 3,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya, mempertahankan posisi terdepan di industri ini. Di Eropa, MG menjual lebih dari 300.000 unit, meningkat hampir 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga penjualan kumulatifnya mencapai hampir satu juta unit. Di India, penjualan MG mencapai 70.000 unit, meningkat 17,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara di Thailand, penjualan tumbuh 13,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 29.000 unit. Tata letak pasar luar negeri SAIC Motor kini mencakup satu pasar “300.000 unit” (Eropa) dan lima pasar “50.000 unit” (Amerika, Timur Tengah, Australasia, ASEAN, dan Asia Selatan), dengan produk dan layanan yang tersebar di lebih dari 170 negara dan wilayah serta penjualan kumulatif di luar negeri melebihi 6 juta unit. ##
