Jakarta – Sejak dipasarkan pada awal November 2025, Jaecoo J5 EV telah menarik minat publik lantaran dalam dua minggu setelah diniagakan, telah membukukan 6 ribu Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Tak ingin lama-lama, pada akhir November 2025, tepatnya saat Gaikindo Jakarta Auto Week sebanyak 9 unit diserahkan ke pelanggan pertamanya.
Membludaknya pemesanan Jaecoo J5 EV, mengharuskan Jaecoo Indonesia selaku agen pemegang merek melakukan sistem inden. Maksimal akan diterima konsumen pada Februari 2026. Sementara itu, pemesanannya terus bertambah hingga 10 ribu unit.
Karena berkomitmen memberikan layanan terbaik, Jaecoo J5 EV secara bertahap didistribusikan. Pada awal tahun, sebanyak 3 ribu unit telah diserahkan. Menyusul, sebanyak 7 ribu unit SUV listrik ini pun akhirnya diserahkan ke konsumen. Kalau ditotal, 10 ribu unit yang dipesan sudah sampai ke garasi konsumen.
Willy Winawan selaku Head of Sales Jaecoo Indonesia mengatakan, “Terkait realisasi dari inden J5 yang cukup banyak sejak tahun lalu, hingga bulan lalu kami telah mendeliver kurang lebih 7 ribu unit dari total SPK yang sampai bulan lalu sudah mencapai 15 ribu SPK. Memang di awal bulan Desember hingga Januari jumlah produksi belum bisa sebanyak saat ini.”
Memiliki model yang laris manis di pasaran, membuat unit bisnis naungan Chery ini mengatur ritme di jalur produksinya agar lebih cepat lagi. Apalagi berdasar data ritel GAIKINDO, penjualan Jaecoo J5 EV di Januari mencapai 1.942 unit, disusul pada Februari laku sebanyak 2.926 unit yang membuat model ini meraih predikat SUV listrik terlaris di Indonesia.
“Kami harapkan inden yang panjang akan diselesaikan, dan bulan-bulan ke depannya akan lebih cepat lagi. Sehingga buat konsumen yang melakukan pemesanan di tahun ini, tidak akan sepanjang yang melakukan pemesanan di tahun lalu. Karena jumlah produksinya diatur lebih baik, semoga pengirimannya paling lambat satu atau dua bulan sudah terkirim,” tambah Willy.
“Langkah akselerasi ini merupakan komitmen Jaecoo agar pelanggan dapat segera mengendarai unit mereka untuk menemani aktivitas harian maupun perjalanan jarak antar kota. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan setiap unit sampai ke tangan konsumen secepatnya, dengan target mencapai 10.000 unit terdistribusi sebelum hari raya Idul Fitri 2026,” tambah Jim Ma, Business Unit Director Jaecoo Indonesia.

Pesona Jaecoo J5 EV
Memiliki predikat sebagai SUV listrik terlaris di Indonesia, Jaecoo J5 EV memang menawarkan berbagai keunggulan. Dijual seharga Rp 249,9 juta untuk tipe Standard dan Rp 299,9 juta untuk tipe Premium, model ini bisa dibilang sangat worth-to-buy.
Dengan membeli mobil listrik yang harganya tak sampai Rp 300 juta, konsumen bakal mendapat kendaraan berdesain menarik, berbekal motor listrik 155 kW dengan kapasitas baterai 60,9 kWh yang membuatnya dapat menempuh jarak hingga 461 km. Ditambah, adanya fitur pendukung pengisian daya cepat DC 130 kW.
Meski terjangkau, namun urusan rancang bangunnya, Jaecoo J5 EV dibekali struktur baja berkekuatan tinggi. Urusan sistem keselamatan pasifnya, SUV ini dibekali enam airbags. Melengkapi itu, terpasang 17 Advanced Driver Assistance System (ADAS), berikut kamera 540 derajat untuk memantau sekeliling kendaraan.
Urusan layanan purnajualnya, pemilik Jaecoo J5 EV mendapat dukungan instalasi home charger, layanan darurat 24 jam, garansi kendaraan 6 tahun/150.000 km, garansi komponen high-voltage 8 tahun/160.000 km, Free Labor Service 4 tahun/60.000 km, Free Roadside Assistance 1 tahun, hingga Free Pick Up Service 2 tahun.
Menjelang mudik lebaran, bahkan Jaecoo Indonesia menghadirkan program layanan Free Spooring hingga 31 Maret 2026 di 28 titik dealer yang tersebar di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, Sulawesi, serta Jabodetabek. Hal ini, untuk membantu memastikan kendaraan tetap dalam kondisi optimal selama perjalanan mudik Lebaran.
