Jakarta — PT Indomobil Emotor Internasional menjadi pendatang baru yang agresif di segmen sepedamotor listrik di Indonesia. Dalam kurun waktu setahun, mereka meluncurkan 4 model.
Produk pertamanya Indomobil eMotor Adora meluncur pada Februari 2025. Berikutnya Indomobil eMotor Tyranno pada Juni 2025 dengan pendekatan karakter tangguh.
Indomobil eMotor Sprinto sebagai skuter urban modern yang viral di berbagai kanal dan diperkenalkan pada November 2025 di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025. Terbaru adalah Indomobil eMotor QT yang terdiri dari QT dan QT Pro, diluncurkan di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
Mengusung konsep “Indonesia Bergerak”, QT dan QT Pro diperkenalkan bukan sekadar sebagai produk baru, melainkan sebagai medium narasi yang menyatukan desain, teknologi, dan identitas lokal dalam satu pengalaman peluncuran yang utuh.
Berbeda dengan pendekatan futuristik global yang lazim digunakan dalam peluncuran kendaraan listrik, Indomobil eMotor memilih jalur yang lebih kontekstual dan relevan dengan karakter produknya. QT dirancang sebagai skuter listrik kota yang bergaya, dekat dengan keseharian masyarakat, dan memiliki sentuhan karakter lokal kuat.
Pendekatan tersebut diterjemahkan oleh tim marketing Indomobil eMotor ke dalam konsep visual, artistik, hingga storytelling yang terintegrasi, mulai dari desain booth, rangkaian seremoni, hingga materi komunikasi selama pameran IIMS 2026.
CEO PT Indomobil Emotor Internasional, Pius Wirawan, menegaskan bahwa pendekatan ini merupakan hasil pemahaman mendalam antara produk dan strategi pemasaran.
“Melalui konsep Indonesia Bergerak, kami ingin menunjukkan bahwa kekuatan Indomobil eMotor tidak hanya terletak pada produknya, tetapi juga pada kemampuan tim internal kami dalam menerjemahkan karakter motor menjadi sebuah pengalaman brand yang utuh. QT dan QT Pro dirancang oleh talenta-talenta Indonesia, dan sudah seharusnya pendekatan komunikasinya juga relevan dengan identitas tersebut,” ujar Pius Wirawan di sela peluncuran.
Seremoni peluncuran QT dan QT Pro menjadi salah satu contoh konkret bagaimana tim marketing Indomobil eMotor menjalankan perannya secara end-to-end. Pertunjukan tarian khas Indonesia dikemas dalam koreografi modern dinamis, memadukan kostum etnik, musik kontemporer, serta visual grafis batik modern yang ditampilkan di layar utama booth Indomobil eMotor.
Seluruh rangkaian tersebut dirancang sebagai satu kesatuan narasi yang merepresentasikan pergerakan, energi, dan transformasi, selaras dengan positioning QT sebagai motor listrik urban yang adaptif dan relevan dengan gaya hidup masa kini.
Pendekatan ini memperkuat pesan bahwa QT dan QT Pro tidak hanya hadir sebagai kendaraan listrik, tetapi juga sebagai simbol kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan eksekusi tim dalam negeri.
Pendekatan berbasis cerita dan karakter bukan kali pertama dilakukan Indomobil eMotor. Sebelumnya, peluncuran Tyranno dan Sprinto juga mendapatkan perhatian luas berkat konsep yang kuat dan relevan dengan karakter masing-masing produk.
Melalui QT dan QT Pro, Indomobil eMotor menegaskan konsistensi tersebut sekaligus menunjukkan kedewasaan strategi marketing brand—bahwa setiap produk memiliki ceritanya sendiri, namun tetap berada dalam satu benang merah besar: Indonesia sebagai pusat kreativitas dan produksi.
Sebagai informasi, QT dan QT Pro mengukir penjualan sekitar 2000 unit selama pameran otomotif IIMS 2026. ##
Spesifikasi Teknis QT dan QT Pro:
- Dimensi (P x L x T): 1827 x 453 x 1141 mm
- Wheelbase: 1280 mm
- Ground Clearance: 145 mm
- Baterai: Lithium 60 V 24 Ah (QT) dan 2 x 60 V 24 Ah (QT Pro)
- Capacity: 1.44 kWh (QT) dan 2.88 kWh (QT Pro)
- Ban Depan: 90/80 – 12 & Ban Belakang: 100
