Jakarta —Ducati MX Team Indonesia resmi dikukuhkan. Tim motocross pabrikan Italia pertama di Tanah Air ini, akan berlaga di berbagai balapan garuk tanah berskala nasional dan internasional untuk musim 2026.
Dibentuk oleh Jimmy Budhijanto, Ducati MX Team Indonesia diperkuat oleh pembalap muda berprestasi, yakni Diva Ismayana dan Hilman Maksum. Dibimbing oleh Johny Pranata selaku manajer tim, kedua pembalap akan berlaga di lintasan tanah menggunakan Ducati Desmo450 MX dan Desmo450 MX Factory.
Baru dikenalkan tahun ini, namun Ducati MX Team Indonesia sudah aktif nimbrung di kejuaraan nasional sejak kuartal keempat tahun lalu. Tim ini, hadir untuk melakukan riset dan pengembangan kendaraan, serta menyelaraskan antara sepedamotor dengan pembalapnya.
Meski baru hadir, mereka sudah menghasilkan prestasi membanggakan dengan empat kali podium di lima seri balapan. Tak heran, kalau di kuartal pertama musim ini, Ducati MX Team Indonesia tancap gas untuk berlaga di kejuaraan internasional, yakni Federation of Motor Sports Clubs of Thailand (FMSCT) Motocross 2026.
“Saya berharap Ducati MX Team Indonesia tampil konsisten dan berkarakter, dengan fokus tidak hanya pada kemenangan, tetapi juga pada penguatan fondasi jangka panjang melalui pengembangan motor, peningkatan kualitas pembalap, dan sinergi tim. Target 2026 adalah tampil kompetitif di setiap seri, meraih lebih banyak podium, dan membuktikan bahwa kerja keras serta inovasi mampu membawa tim ke level berikutnya,” ujar Jimmy.
Motor Ducati MX Team Indonesia
Mengikuti kejuaraan motocross di Tailan, Ducati MX Team Indonesia akan menggunakan Ducati Desmo450 MX yang dibekali mesin satu silinder berkapasitas 449,6 cc dengan keluaran tenaga 63,5 hp pada 9.400 rpm dan torsi 53,5 Nm pada 7.500 rpm. Kemampuan mesin, disokong oleh rangka twin-spar aluminium dan swing arm aluminium cor.
Selain itu, sepedamotor yang dikelir Ducati Red ini, untuk suspensi depannya menggunakan Showa upside-down 49 mm dengan travel 310 mm yang dikerjakan melalui teknik pelapisan Kashima. Sementara suspensi belakang menganut monoshock Showa dengan travel 301 mm yang dapat diatur tingkat keempukannya.
Ducati Desmo450 MX untuk pengeremannya mengandalkan Brembo yang dikawinkan cakram Galfer 260 mm di depan dan 240 mm di belakang, sementara rodanya memakai pelek Takasago Excel aluminium dengan jari-jari Alpina dan ban Pirelli Scorpion MX32 Mid-Soft.
Desmo450 MX juga dilengkapi dengan paket elektronik canggih seperti Ducati Traction Control, Power Launch, Quick Shift, dan Engine Brake Control. Adanya dua mode berkendara yang sepenuhnya dapat diatur melalui aplikasi X-Link, menyesuaikan kendaraan berdasar preferensi pembalap.
Untuk berlaga di kancah nasional, Ducati MX Team Indonesia akan menggunakan Desmo450 MX Factory. Model ini memiliki keistimewaan, seperti tampilan bercorak khusus Ducati Corse, bobotnya yang lebih ringan hingga 0,8 kilogram, hingga penyematan knalpot titanium Akrapovic.
Model yang lebih mutakhir ini juga menggunakan suspensi Showa yang diberi pelapis khusus Dark Kashima, sehingga menahan keausan dan lecet dari partikel kerikil lebih mumpuni. Selain itu, suspensi ini juga diberi pengerjaan Titanium Dioksida dan Superfinishing agar pergerakan suspensi makin mulus.
Perihal perangkat canggih lainnya, Desmo450 MX Factory sudah dilengkapi dengan Wi-Fi Module, rantai model O-Ring dari RK MXU, Holeshot Device, cover cakram depan, dan skid plate. Sementara pada versi standar, item tersebut merupakan aksesoris yang terjual terpisah.
“Yang saya rasakan pertama kali itu rasa nyaman dengan motor ini saat riding, dibantu dengan teknologi seperti Power Launch Control, TractionControl, dan Engine Brake Control ditambah power luar biasa dan handling yang sangat nyaman, otomatis membuat speed bertambah dan mengelola tenaga lebih mudah, sehingga saya lebih percaya diri untuk menghadapi musim ini dan meraih podium lebih banyak,” pungkas Diva Ismayana.
Mari kita dukung tim balap Tanah Air agar berjaya di kancah Internasional.
