Jakarta — Pilihan helm harian bertambah dengan hadirnya helm RSV Windbreaker. Helm open face ini dirancang khusus untuk mengatasi tantangan harian para pengendara motor di Indonesia, seperti panas tropis, hujan mendadak, dan kebutuhan ventilasi optimal, sambil memenuhi standar sertifikasi SNI.
Di tengah rebound pasar otomotif 2025, dengan penjualan motor domestik mencapai 406 ribu unit per
bulan (data AISI Mei 2025), RSV Windbreaker hadir sebagai solusi value-for-money, memperkaya
pengalaman berkendara dengan fitur unggulan yang tak ada di kompetitor sekelas.
Hasnil Syam sebagai VP Marketing RSV Helmets, mengatakan RSV Windbreaker memiliki tiga fitur utama:
- Next-level airflow system yang dikembangkan oleh tim R&D RSV, memberikan sensasi dingin di kepala saat kecepatan 40 km/jam ke atas, sempurna untuk riding city-to-city
- Desain anti-rembes air dari atas, memastikan keamanan saat hujan deras tanpa mengorbankan gaya agresif
- Busa dalaman (inner foam) bisa disesuaikan dengan bentuk kepala setiap pengendara, fitur premium yang biasanya hanya ada di helm di atas Rp 500 ribu.
Inovasi-inovasi tersebut membedakan RSV Windbreaker dari para kompetitor dengan desain agresif yang selaras dengan visi RSV Helmets: memperkaya customer experience di cuaca tropis Indonesia. Harga estimasi kompetitif, Rp 499 ribu untuk varian solid (Black Matte, Black Glossy, White Glossy, Modern Grey) dan Rp 549 ribu untuk motif (RedLine “Carbon Graphic”), menargetkan ROI 25-30% melalui bundling di RSV Store atau Marketplace.
“RSV Windbreaker: Urban Breeze Ride, Cool Within, seadem itu. Produk ini bukan sekadar helm, tapi inovasi yang meningkatkan keselamatan dan kenyamanan di jalanan urban Indonesia, selaras dengan komitmen RSV untuk pasar domestik dan potensi ekspor,” kata Hasnil.
Di masa peluncurannya, RSV Helmets menggelar edukasi keselamatan berkendara kepada komunitas dan para pelajar setingkat SMA/SMK. ##
